NYANYIAN DUA BOCAH CILIK
Rabu 10 july 2013
Al hamdulilah,, hari pertama buka puasa (romadhon)
di kampung, tapi sayang,. ketika sudah waktunya berbuka nasi
belum matang mgkin karena terlalu sore masaknya karena di rumah ga ada orang
pada waktu itu,sehingga saya buka cuma dengan tempe goreng dan teh manis padahal malam itu juga saya harus
berangkat ke bekasi, setelah libur sekolah cukup lama.
Setelah sholat magrib saya menyiapkan perlengkapan dan tas yang harus saya bawa,
saya periksa satu persatu sampe berulang kali takut ada barang yang ketinggalan,,tidak lupa saya membawa
bekal buat nanti sahur di jalan,,sengaja saya bawa dari rumah supaya ngirit
gitu,..kalo makan beli di jalan kan lumayan harganya,,harus merogoh saku lebih
dalam lagi (maklum anak kost) setelah perbekalan sudah masuk semua, saya
bergegas pamit dengan kelurga..tidak lupa dengan mbah kakung (kakek) yang
sedang dzikir di musholla rumah, sembari minta do’a supaya di beri kelancaran,
keberkahan dan keselamatan tentunya, Saya meluncur ke terminal di antar oleh
adik saya yang paling kecil dengan maticnya,al hamdulilah terminal tidak begitu
ramai oleh penumpang, dan saya langsung menuju ke tempat penjualan tiket,tanpa
mengantri saya langsung mendapatkan tiket,tapi sayang bisnya belum sampai di
tempat,terpaksa saya nunggu, kali ini saya mendapatkan bis executive ntah
kenapa ko’saya bisa naik executive padahal niat saya ingin naik yang
ekonomi,,mungkin saya saya salah posisi, tapi g apa lah,,yang penting nyaman
dan sampai tujuan..bro..!!
Sekitar pukul 20.00, bus baru sampai ke
terminal,hampir satu jam lebih saya menunggu dengan penuh sabar tp kesal juga
sich,,he,,bayangkan dari pukul 18.30 sampai jam 20.00 saya menunggu biasanya ga
selama itu paling biasanya nunggu Cuma setengah jam bis baru berangkat,.mngkin
karena g ada bis yang narik bis,,ga tahu lah,,yang penting bisa berangkat,,!
Tepat pukul 20.30 bis mulai berjalan
pelan pelan keluar dari terminal,,begitu keluar dari terminal pak sopir
langsung menancapkan gas,,kbetulan jalanan ga seramai hari hari libur,,apa lagi
hari pertama puasa jadi jalanan msh lancar,,mgkin nanti ketika pertengahan
puasa,,atau 10 hari menjelang lebaran,pasti jalanan ramai dan padat,begitu
nyaman dan asyiknya naik executive bersih rapih,dan tidak sempit tempat duduknya
wajarlah,,harganya z berbeda dengan kelas ekonomi,
Ketika bis sudah melaju cukup jauh dan
penumpang pun sudah mulai ada yang tertidur,tiba tiba ada suara bocah cilik
yang berisik yang mendendangkan lagu,kayknya dari arah belakang karena posisi
duduk saya agak di depan, suara bocah cilik tadi semakin ramai dan kencang,saya
mnedengarkan dengan cukup serius suara bocah tadi ““Ada berondong tua,tebar2
pesona,sukanya daun muda,dia lupa usia” akhir dr nyainyian itu “dia jadi
santapan wanita “ itulah sebuah lagu yang di dendangkan oleh kedua bocah
kecil kakak beradik dengan lihainya dan lantang mrk brnyanyi sambil brcanda dan
tawa layaknya bocah cilik,lagu pembuka
ABG tua mereka nyanyikan sepanjang jalan,,hemmm. (dalam hati q) sambil
geleng2 kepala,mungkinsebagian penumpang ada yang geram atau sedikit terganggu
tapi mgkin cuek z, anehnya orang tua’y hanya membisu tanpa menegur atau
mengajak ngobrol,,saya jadi penasaran
pingin melihat dua bocah tadi,hmm
,,ironis sekali di kala mereka hrs bernyanyi dengan syair seumuran mereka tapi
mereka malah menyanyikan lagu orang dewasa yang mana bagi saya kurang mendidik
syair tersebut. sesekali mereka terdiam sesekali mereka mlnjutkan
nyanyianya,mgkin karena mereka sering mendengar di media elektronik,,atau
lingkungan hidup mereka yang keseharianya memang mendengarkan music dewasa,tp
kalau kita amati,di zaman sekarang kykya sudah jarang music music yang berirama
atau bercerita tentang dunia anak
berbeda sekali dengan ketika saya kecil, hampir setiap hari selalu di suguhin
dengan lagu anak,,bahkan di media pun ada suatu acara khusus untuk anak dan
tidak jarang lagu anak muncul di televisi..
lanjutkan nyanyinya bro.....
ReplyDeleteAnak dibentuk oleh org tuanya n lingkungan sekitar... Padahal anak adalah amanah n anak jg bisa membawa org tuanya ke surga maupun neraka..
ReplyDelete