SEBUAH PENANTIAN bocah mungil
Malam itu ada sebuah pertandingan sepakbola U-23 antara
Indonesia vs Timor leste, sebuah pertandingan uji coba dalam rangka menghadapi
sea games tahun depan,Rahmat darmawan sebagai sang arsitek pengatur pasukan
merah putih di mana dalam pertandingan pertandingan sebelumnya dia cukup
berhasil di dalam memimpin dan mengatur pasukan merah putih, tapi sayang malam
itu saya tidak begitu antusias menonton pertandingan tersebut, sehingga saya
mencari kesibukan lain,,yah,,internetan dalam hatiku,kemudian saya mengambil
laptop yang dahulu saya beli di harco mangga dua bersama sahabat sahabat saya,
bang hari dan juga pade’wahyu,Harco mangga dua adalah pusat electronic terbesar di Jakarta di mana menjual
segala alat alat electronic berikut accesoris dari A-z berbagai merek,mungkin itu yang paling besar
yang ada di Indonesia dan dari segi harga cukup murah di bandingkan tempat
lain.
****
Saya buka laptop mungil saya, ASUS mereknya,kemudian saya
nyalakan, lumayan agak lama loading sehingga saya harus menunggu beberapa
menit,.ketika sudah kebuka saya langsung mengambil modem yang dapat dari adik
saya,smart friend sebuah modem yang cukup cepat bagi saya dan lumayan membuming
iklanya.
Facebook,yah,,saya buka facebook sebelum saya buka yang
lain,saya lihat satu persatu status dari teman teman, ada yang senang ada yang
lagi sedih dan juga ada yang lagi super
galau,wuh,,ramai juga status status malam itu,ada juga yang minta pertemanan
tapi saya abaikan karena saya ga begitu mengenalnya dan mungkin saya org yang paling
malas dalam menerima pertemanan kalau ga kenal banget, bayangkan hampir dua
ratus permintaan pertemanan saya abaikan,ha,,ha,,bukanya saya sombong tapi ga’
tahu malas z ngeaddnya.
*****
Saya lihat malam itu teman teman yang lagi OL, tiba tiba ada seorang
bocah mungil yang begitu manis walaupun saya belum pernah merasakan manisnya
he,,he,,,tapi kata teman temanya cukup manis,syifa arifah,ya,,syifa
arifah nama gadis tersebut,dia sedang belajar di salah satu sekolah islam
swasta dan duduk di kelas 6’, saya mencoba bertanya Tanya sama dia mengenai
bagaimana belajarnya,apakah sudah belajar apa belum dan lain
sebagainya,,ternyata bocah mungil tersebut sedang menantikan sebuah ucapan
ulang tahun dari teman teman dekatnya mungkin termasuk ayah ibunya, Sebuah
penantian yang
sungguh memilukan karena malam itu juga belum ada satu orang pun yang ngucapin
selamat.
******
Tanggal 31 oktober, dia lahirkan di bumi ini oleh
seorang wanita yang begitu sayang padanya pastinya , entah di mana dia di
lahirkan saya ga tahu,.pastinya dia sudah lahir dalam keadaan baik dan buktinya
dia sudah besar dan sudah kelas 6 pula, sampai sampai dia sudah terkena virus
merah jambu istilah dalam dunia percintaan “ itu kata orang bro” dan di kabarkan dia lagi suka dengan salah satu teman sekelasnya, ntah
siapa saya kurang begitu tahu,,huh,,ada ada z anak zaman sekarang, perasaan
waktu saya seumuran dia ga ada istilah virus jambu apa lagi pacaran gitu,,sama
sekali ga ada pada waktu itu.
******
Setahu saya Penentuan dimulainya sebuah hari/tanggal pada
Kalender Hijriyah berbeda dengan pada Kalender Masehi. Pada sistem Kalender
Masehi, sebuah hari/tanggal dimulai pada pukul 00.00 waktu setempat. Namun pada
sistem Kalender Hijriah, sebuah hari/tanggal dimulai ketika terbenamnya
matahari di tempat tersebut.,sementara bocah mungil itu berulang tahun pada
tanggal 31 dan malam itu belum masuk tanggal 31 dalam hitungan masehi,,jadi
wajar bila malam itu belum ada yang ngucapin selamat, mungkin dia akan menanti
dan menanti sampai waktu pagi datang, saya bilang “ mau ronda neng sampai
pagi’’? paling pertama yang ngucapin
selamat adalah kunti, pocong,suster ngesot
dan kawan kawanya,he,,he,,
Ketika saya Tanya gadis kecil tersebut, permintaan apa
pada ibunya di hari ulang tahunya, ?” hanya minta sebuah kue rainbow sebuah kue
warna warni “ katanya” yang saya sendiri ga tahu apa itu rainbow bagaimana
bentuknya, yang saya tahu Cuma donat,dan makanan yang sering saya makan dulu
ketika saya kecil seperti singkong rebus jagung rebus,ketela,dan
sejenisnya,maklum anak kampung,kwkwkwkkk.
saya berdo’a
tuk gadis kecil itu, semoga dengan tambahnya usianya, makin bersyukur,semangat
dalam belajar dan di kemudian hari bisa berkarya untuk bangsa dan membuat
bangga terhadap orang tua, Aamiin..


0 komentar:
Post a Comment